Herpes Kulit

Herpes kulit disebabkan oleh infeksi virus pada kulit dapat diperoleh secara eksogen (misal infeksi virus herpes simpleks primer) atau secara endogen (misal rektivasi infeksi virus varisel atau herpes simpleks). Laboratorium mungkin diminta untuk mengkonfirmasikan diagnosis infeksi-infeksi ini apabila diperlukan keputusan terapeutik atau pengendalian infeksi.

Ruam pada infeksi virus sistemik (misal rubela, rubeola, eksantem subitum eirtema infeksiosum) sering terjadi, tetapi jarang memerlukan pemeriksaan laboratorium untuk etiologinya.

 Herpes Kulit

Herpes Kulit

Infeksi kulit oleh mikrobakteri (misal swimmer’s granuloma) biasanya disebabkan oleh spesies yang tidak mampu tumbuh pada suhu internal tubuh. Herpes erupsi kulit akibat inflamasi yang terlihat sebagai vesikel kecil-kecil yang disebabkan oleh virus herpes.

Infeksi virus yang menimbulkan vesikel-vesikel yang bterlokalisasi pada kulit dan membran mukosa dan ditandai oleh sifat lantensi serta rekurensi (sering kambuh) di kemudian hari. Herpes Kulit sendiri memberi pengertian sebagai radang kulit yang ditandai dengan pembentukan gelembung-gelembung berkelompok. Gelemebung-gelembung ini berisi air pada dasar peradangan. Ada dua macam penyakit herpes, yaitu herpes zoster dan herpes simpleks.

Herpes Kulit adalah penyakit yang disebabkan virus dnegan gejala bintik-bintil di kulit berdinding transparan pada satu area kulit sesuai jalur saraf. Herpes kulit yang kebanyakan disebabkan oleh herpes simpleks 1 (HSV-1) yang merupakan virus yang banyak menyerang pada bagian kulit yang sensitif seperti tangan, bibir hingga alat kelamin. Di Amerika serikat ada sekitar 30-90% dari orang yang terkena herpes kulit yang banyak menyerang orang dewasa dengan atau tanpa gejala yang terjadi terlebih dahulu.

Seseorang yang terkena herpes kulit dapat mengalami suatu masa di mana virus tidak aktif kembali dan tidak dapat menularkan ke orang lain. Namun, sewaktu-waktu virus herpes kulit ini akan timbul kembali kapan saja, di mana saja dan dapat menularkan kepada orang lain. Bahkan terkadang timbul tanpa ada gejala terlebih dahulu seperti luka.

Herpes kulit dapat ditularkan ke orang lain dengan cara menyebarkan virusnya lewat bersentuhan tangan, berpelukan, berciuman, menggunakan barang bersama-sama seperti handuk, gelas, peralatan makan, telepon genggam dll.

Herpes kulit yang timbul dengan menunjukkan gejala, seperti :

  • Gejala herpes mulai muncul 8 hari setelah seseorang mengalami keluhan seperti demam.
  • Terjadinya pembengkakan kelenjar terutama pada kelenjar getah bening
  • Sering mengalami kesemutan pada daerah yang terkena virus herpes
  • Muncul lepuhan seperti gelembung-gelembung kecil yang berisi cairan pada bagian kulit yang terkena virus
  • Kulit yang terdapat lepuhan atau gelembung-gelembung tersebut pada bagian tepi terlihat memerah
  • Umumnya gejala herpes kulit ini masih terbilang ringan dan akan sembuh dalam waktu 7-10 hari.

Terdapat beberapa jenis herpes kulit. Dibawah ini akan kami jelaskan beberapa jenis herpes kulit yang sering terjadi :

  1. Herpes Zooster
    Herpes zooster merupakan salah satu jenis penyakit herpes kulit yang sering terjadi. Penyebabnya adalah karena serangan virus Varicella Zooster. Dan gejala yang muncul hampir sama seperti cacar air dengan lepuhan berupa gelembung yang berwarna merah kecokelatan pada kulit. Biasanya terjadi pada bagian perut.
  2. Herpes Genitalis
    Herpes kulit genitalis merupakan herpes simpleks yang penyebabnya adalah karena hubungan seksual yang tidak wajar dan tidak sehat. Dari jenis penyakit herpes ini merupakan salah satu jenis penyakit herpes yang sulit untuk disembuhkan sehingga bisa mengalami kambuhan sewaktu-waktu dan bahkan bisa mengalami infeksi lagi setelah penderita dinyatakan sembuh. Untuk jenis herpes kulit simpleks ini biasanya menyerang pada bagian organ vital dan juga sekitarnya.

Penularan yang terjadi pada penyakit herpes kulit ini disebabkan murni karena infeksi dari virus. Dan biasanya penyakit ini bisa menular kontak sentuhan dengan bagian yang mengalami infeksi dan juga melalui hubungan seksual dengan penderitanya. Penggunaan obat medis untuk membantu mengobati penyakit herpes kulit ini adalah dengan cara pemberian Paracetamol, desiklovir, famciclovir dan juga jenis obat yang lainnya yang bertujuan untuk membantu mengurangi dan meredakan rasa nyeri yang muncul. Selain itu juga bertujuan untuk mengurangi demam yang terjadi. Sebaiknya untuk kasus herpes kulit yang sudah parah, maka bawalah penderita ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang intensif dan untuk melakukan infus.

Ada cara alternatif lain yang bisa membantu mengobati penyakit herpes. Cara mengobatinya adalah dengan menggunakan obat tradisional. Bahan utamanya adalah menggunakan daun sangjo yang dihaluskan terlebih dahulu seperti ditumbuk, kemudian dioleskan pada bagian tubuh yang mengalami herpes. Dan lakukan cara ini sampai herpes mengering.

Untuk membantu mencegah terjadinya herpes, cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengurangi efek yang muncul karena penyakit ini. Caranya adalah selalu menjaga kebersihan untuk bagian tubuh yang mengalamiserangan infeksi, serta hindarilah hubungan seks yang tidak wajar walaupun Anda menggunakan kondom. Bersihkan tangan terlebih dahulu dan sesering mungkin untuk menghindari terjadinya sentuhan luka yang terkena herpes melalui virus ini karena bisa menular melalui sentuhan dari mata.

 Herpes Kulit

Posted in Herpes Kulit | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Herpes Kulit Simplex

Penyakit Herpes Kulit Simplex – Penyakit herpes merupakan salah satu penyakit kulit yang penyebabnya disebabkan karena virus herpes. Penyakit herpes ini biasanya ditandai dengan gejala seperyi bintil-bintil yang isinya air pada bagian tubuh yang sangat gatal. Bintil-bintil ini akan menyerang seluruh tubuh atau yang berada di daerah yang sekitar alat kelamin. Penyakit herpes dikenal dengan dua mcam, yakni penyakit herpes kulit dan penyakit herpes genital. Penyakit herpes kulit bisa saja menyerang seluruh bagian permukaan kulit tubuh dan juga herpes kelamin yang biasanya menyerang disekitar alat kelamin.

Penyakit Herpes Kulit Simplex

Penyakit Herpes Kulit Simplex

Bagian dari kulit atau mukosa bagian manapun yang terkena infeksi dan menunujukkan adanya suatu infeksi ulang yang terjadi disebabkan karena virus penyakit herpes kulit simplex atau (HSV). Tipe 1, lesi herpes ini betuknya berupa vesikel-vesikel yang rasanya nyeri dan krusta pada dasar eritematosa. Lesi-lesi ini biasanya akan sembuh dalam aktu 2 minggu. Sedangkan pada penyakit herpes genital, biasanya disebabkan karena HSV tipe 2. Hal ini didiagnosis yang ditegakkan secara klinis, dan juga didukung oleh kultur virus, kemudian mikroskop electron, dan untuk pemeriksaan serologi. Penatalaksanaan dari penyakit herpes kulit ini adalah asiklovir oral atau intravena dan uga antibiotic untuk infeksi sekundernya.

Cara pengobatan yang dilakukan pada penyakit herpes kulit simplex adalah dengan menghilangkan faktor perangsang yang muncul akibat infeksi yang terjadi atauu trigger factor. Misalnya disebabkan untuk menghindari dingin dan juga terik matahari, dan mengurangi makan makanan yang bisa mempengaruhi terjadinya infeksi herpes misalnya  seperti cokelat, makanan yang amis atau makanan dari laut. Jika penyakit herpes kulit simplex ini berulang pada bibir dan juga mulut, maka lakukan pemeriksaan kebersihan mulut dan nasihati pasien agar menghindari sikat gigi yang bisa menimbulkan iritasi, dan membetulkan gigi yang pinggirannya tidak rata dan juga tajam.

Sedangkan pada penyakit fase akut penyakit, lesi kulit dari penyakit herpes ini bisa dikompres dengana ir dingin dan dengan menggunakan cairan burrow, atau dengan menggunakan cream steroid. 

Komplikasi yang terjadi pada penyakit herpes kulit simpleks biasanya tidak akan menimbulkan masalah kesehatan yang serius pada orang dewasa. Namun pada sejumlah orang dengan sistem imunitas yang tidak bisa bekerja dengan baik, maka bisa saja mengalami outbreaks herpes simpleks genital yang bisa saja berlangsung menjadi lebih parah dalam waktu yang lebih lama. Orang dengan sistem imun yang normal bisa terjadi imgeksi herpes pada mata yang biasanya disebut dengan istilah herpes okuler. Herpes okuler biasanya disebabkan oleh HSV-1 namun, kadang juga bisa disebabkan oleh HSV-. Komplikasi lainnya yang terjadi adalah herpes kulit simpleks bisa menyebabkan penyakit mata menjadi lebih serius termasuk bisa menyebabkan kebutaan. Komplikasi lainnya yang terjadi adalah wanita hamil yang biasanya mengalami herpes akan menularkan penyakit herpesnya pada bayinya. Bayi yang terlahir dengan herpes maka biasanya mereka akan meninggal atau juga mengalami gangguan yang terjadi pada otak, kulit atau juga mata. Dan jika kehamilan muncul pada herpes genital, maka hal ini haruslah mendapatkan perhatian yang khusus dan serius karena virus herpes bisa melalui plasenta sampai menuju ke sirkulasi fetal serta bisa menimbulkan terjadinya suatu kerusakan atau bahkan kematian pada janinnya. Infeksi neonatal mempuyai angka mortalitas 60%, dan separuh dari orang yang hidup akan menderita cacat secara neurologis atau juga terjadinya kelainan pada mata.

Pencegahan yang bisa dilakukan pada penyakit herpes adalah dengan menggunakan kondom saat sedang melakukan hubungan seksual. Dengan menggunakan kondom maka bisa membantu menurunkan transmisi dari penyakit, namun pennularahn yang masih terjadi pada daerah yang tidak tertutup oleh kondom disaat sedang terjadi ekskresi pada virus. Dan spermatisida yang berisi surfaktan nonoxynol-9 yang menyebabkan munculnya HSV menjadi inaktif secara invitro. Disamping itu juga hal yang terbaik adalah jangan melakukan kontak oral genital pada keadaan disaat Anda menemukan ada gejala atau juga ditemukan herpes oral.

Cara lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan mendeteksi kasus yang tidak diterapi, baik dengan simptomatik atau juga asimptomatik. Mendidik seseorang yang mempunyai resiko tinggi untuk mendapatkan herpes genitalis dan PMS lainnya untuk mengurangi terjadinya transmisi penularan. Kemudian mendiagnosis, ksultasi dan mengobati individu yang terinfeksi dan follow up dengna tepat. Evaluasi, konsultasi dan mengobati pasangan seksual dari individu yang terinfeksi. Skrining yang dilakukan besertai dengan diagnosis dini, konseling serta melakukan pengobatan sangat berperan aktif dalam membantu pencegahan.

Salah satu obat yang bisa membantu untuk mengobati penyakit herpes kulit simpleks adalah dengan menggunakan idoxuridine yang bisa membantu mengobati lesi atau luka pada herpes simpleks dengan lokal sebanyak 5% sampai 40% dalam dimethyl sulphoxide yang sangat bermanfaaat. Namun, pengobatan ini mempunyai beberapa jenis efek samping, dan diantaranya adalah biasanya pasien akan mengalami rasa nyeri yang hebat. Merasakan maserasi kulit yang bisa terjadi.

 Penyakit Herpes Kulit Simplex

Posted in Herpes Kulit | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Impetigo

Penyakit Impertigo adalah infeksi kulit yang umum.Jika kulit terasa gatal kemudian digaruk, bakteri bisa masuk ke kulit dan menyebabkan impetigo.Bakteri biasanya masuk ke bagian dalam kulit melalui kulit yang sobek. Setelah itu bakteri akan masuk ke kulit bagian dalam mereka tumbuh dan berkembang biak menyebabkan lepuhan. Biasanya lepuhan menjadi penuh nanah dan pecah meninggalkan kerak.

Penyakit Impetigo

Penyakit Impetigo

Impetigo biasanya disebabkan oleh bakteri streptococcus. Virus ini ada didalam lingkunagn secara umum dan pada permukaan kulit. Walaupun bisa terjadi pada; orang dewasa, impetigo biasanya ditemukan pada  anak berusia 2-5 tahun. Hal ini disebabkan karena tidak menjaga kebersihan badan yang kurang dan bisa muncul pada bagian tubuh mana saja dan paling sering ditemukan pada bagian wajah, lengan dan tungkai, bahkan impetigo juga bisa menyerang bagian kulit yang normal, dan terutama pada bagian tungkai anak-anak. Pada orang dewasa, imptigo biasanya terjadi setelah menderita penyakit kulit yang lainnya, dan selalu suatu infeksi saluran pernafasan atas misalnya seperti flu atau juga infeksi pada virus yang lainnya, setelah suatu cedera atau suatu keadaan yang menyebabkan robekan pada kulit (misalnya yang terjadi pada infeksi jamur, luka bakar akibat sinar matahari, atau juga akibat dari serangan gigitan serangga).

Penyebab dari penyakit impetigo adalah Bakteri Streptococcus dan Staphylococcus. Impetigo tidak sama dengan herpes kulit. Herpes kulit disebabkan karena virus HSV dan gejala herpes kulit juga berbeda dengan imptigo walaupun hampir sama. Pengobatan yang dilakukan pada penyakit herpes kulit dengan impetigo juga tidak sama. Walaupun herpes kulit dan impetigo sama-sama merupakan penyakit kulit yang menular, namun mempunyai perbedaan satu sama lain.

Gejala Impetigo

Impetigo muncul seperti ruam pada bagian mana pun tubuh dan paling sering terjadi di wajah.Ruamnya bisa melepuh, merah dan berkerak seperti madu. Bagian tepi ruam biasanya tajam. Ruam biasanya agark nyeri dan gatal.

Gatal yang muncul tadi disebabkan oleh adanya serangan Staphylococciusaureus yang bisa menghasilkan sejumah produk seluler dan ekstraseluler termasuk exotoxins dan juga coagulase yang bisa memberikan sumbangan pada patogenitas dari impetigo yang paling utama dihubungkan dengan penyakit jaringan yang sudah ada sebelumnya. Lepuhannya mengeluarkan isi lalu kemudian mengering dan akhirnya membentuk keropeng. Impetigo merupakan salah satu jenis penyakit kulit yang menular sama seperti herpes kulit simpleks. Penularan dari penyakit impetigo ini adalah melalui cairan yang berasal dari lepuhannya. Besarnya dari lepuhan ini juga mulai dari ukuran kacang polong sampai seukuran cincin besar. Dan lepuhan ini isinya adalah cairan kekuningan yang disertai dengan gatal. Akibat dari impetigo ini bisa saja terjadi pembengkakan kelenjar getah being disekitar daerah yang mengalami infeksi.

Untuk sebagian besar pasien impetigo, pengobatan topikal haris dilakukan misalnya adalah bacitracin (Polysporin) atau mupirocin (Bactroban), erytromycin atau dicloxacillin, pemakaiannya juga diterapkan tiga kali sehari selama 7-10 hari. Terapi sistemik oral harus diberikan pada pasien dengan jenis penyakit impetigo yang lebih luas.

Pengobatan dan perawatan di luar obat :

  • Obat yang diminum biasanya merupakan antobiotik yang mengandung penisilin.
  • Obat yang dioleskan adalah salep yang mengandung antibiotic mupirosin. Sebelum mengoleskan krim cuci dahulu luka dengan air sabun dan keringkan luka untukmenghilangkan kerak. Lakukan 3-4 kali sehari sampai tidak lagi terbentuk kerak baru.
  • Bersihkan luka dengan sabun anti-bakteri. Jangan digaruk atau dikopek.
  • Infeksi ini biasanya menular.Orang lain bisa terkena infeksinya jika bersentuhan langsung. Gunakan handuk dan selimut yang berbeda.
  • Biasanya ruam hilang dengan sendirinya tetapi antibiotic sering diperlukan untuk menghilangkan infeksi.
  • Selalu cuci tangan sebelum dan setelah mengoleskan salep atau krim antibibiotik untuk menghidnari penularan .
  • Tutupi luka dengan kasa.

Besarnya lepuhan sangat bervariasi, mulai dari seukuran kacang polong sampai seukuran cincin yang besar. Lepuhan ini berisi carian kekuningan disertai rasa gatal. Bisa terjadi pembengkakan kelenjar getah bening di sekitar daerah yang terinfeksi. Impetigo biasanya tidak berbahaya. Namun bila dibiarkan atau kuman yang menyerang cukup banyak, dapat terjadi komplikasi berupa rdang ginjal, infeksi tulang, radang paru, atau radang kelenjar getah bening. Kelainan standar dapat diobati secara lokal dengan salep antibiotic. Namun bila anak menderita demam dan kelainan meluas, dia perlu obat antibiotik yang diberikan melalui makanan atau minuman. Kelainan kulit ini dapat sembuh sempurna.

Pemberian salep atau krim juga biasanya akan diberikan oleh dokter, namun cara yang pertama-tama harus dilakukan adalah Anda harus merendam luka terlebih dahulu ke dalam air hangat atau bisa juga dengan menggunakan kompres yang basah untuk membantu menghilangkan bakteri yang ada pada luka tersebut. Namun, jika luka tidak kunjung sembuh dan tidak bisa diobati menggunakan antibiotik maka dokter akan mengambil sampel yang berasal dari cairan untuk melakukan pengujian untnuk menentukan jenis antibiotik apa yang bisa membantu menyembuhkan luka tersebut.

 Penyakit Impetigo

Posted in Herpes Kulit | Leave a comment

Penyakit Herpes Pada Kulit

Penyakit Herpes Pada Kulit merupakan salah satu penyakit seksual menular yang hingga saat ini belum diketahui untuk obat apa yang pasti bisa menyembuhkannya. Selain itu, penyakit herpes pada kulit juga menular. Dibawah ini ada beberapa jenis penyakit herpes pada kulit, yakni herpes kulit zooster dan herpes kulit simpleks

Herpes kulit zooster akan sembuh dengan sednirinya sehingga tidak ada obatnya. Pengobatan biasanya ditunjukan untuk mengurangi rasa nyeri. Pengobatan pada penyakit herpes kulit zooster meliputi obat pereda nyeri dan anti virus untuk menguranfi tingkat keparahanb penyakit.

Penyakit Herpes Pada Kulit

Penyakit Herpes Pada Kulit

Herpes kulit zooster hanya dapat terjadi setelah kita mengalami cacar air. Jika kita sudah menderita cacar air dan kita berhubungan dengan cairan dari lepuh herpes zoster, kita tidak dapat ‘tertular’ herpes kulit zooster. Namun, orang yang belum menderita cacar air dapat terinfeksi herpes zoster dan mengembangkan cacar air. Jadi kita yang belum terinfeksi harus menghindari hubungan dengan ruam herpes zoster atau dengan bahan yang mungkin sudah menyentuh ruam atau lepuh herpes zoster.

Perawatan Herpes Kulit Zooster diuar lobat meliputi:

  • Bed rest atau istirahat total terutama pada masa awal penyakit ketika muncul demam.
  • Penggunaan losion kalamin.
  • Kompres dingin

Pengobatan Cold sore

Cold sore atau infeksi HSV-1 Pada bibir biasanya butuh seminggu untuk sembuh. Pengobatan setelah lepuhan pada bibir muncul setelah 3-4 kali hari biasanya tidak efektif. Oleh karena itu daerah yang melepuh harus ditangani secepat mungkin.Obat yang bisa digunakan untuk mencegah perkembangan cold sore adalah yang mengandung docosanol 10% krim atau tetracain 2%. Zat aktif tersebut menekan reseptor sensoris dan mengurangi rasa sakit dan gatal.

Sebaiknya daerah yang melepuh akibat cold sore dijaga kelembapannya supaya tidak mengering dan pecah. Lepuhan yang pecah sangat rentan terhadap infeksi bakteri lain. Kelembapannya dapat dijaga dengan petrolatum atau cocoa butter.

Cold sore sangat mirip dengan sariawan. Bedanya cold sore biasanya menyerang bibir sedangkan s ariawan biasanya menyerang bagian dalam mulu, lidah tau bagian dalam pipi.

Cold sore cenderung kambuh di tempat yang sama setipa kali. Penyebabnya kambuhnya cold  sore tidak jelas, tetapi kondisi berikut terlihat berkaitan dengan kembuhannya:

  • Demam, pilek  atau flu
  • Radiasi ultraviolet paparan matahari
  • Stres
  • Perubahan sistem imunitas.
  • Perubahan hormonal  seperti menstruasi
  • Trauma pada kulit

Penyakit Herpes pada kulit jenis simpleks tergolong penyakit menular seksual oleh karena ditularkan lewat hubungan seks. Penyakit herpes simpleks terbagi menjadi dua jenis yakni herpes simpleks tipe HSV-1 dan HSV-2. Untuk jenis herpes simpleks tipe HSV-1 biasanya tertular atau menginfeksi melalui mulut. Sedangkan Herpes simpleks HSV-2 biasanya ditularkan melalui kontak hubungan seksual. Dan kdua jenis penyakit herpes pada kulit ini bisa menginfeksi kelamin, serta bagian kulit yang ada pada sekeliling rektum atau juga pada bagian tangan terutama dibagian bantalan kuku dan bisa juga ditularkan melalui bagian tubuh yang lainnya misalnya pada permukaan mata. Jika gejalanya sudah menyerang bagian mata maka bisa menyebabkan komplikasi kebutaan. Dan selain itu, luka herpes juga bisanya tidak terinfeksi akibat bakteri, namun bisa teringeksi pada beberapa penderita yang mempunyai organisme lainnya yang terjadi pada luka tersebut kemudian ditularkan melalui seksual misalnya adalah sifilis, atau jga cangkroid.

Pada penyakit herpes kulit simpleks ini biasanya sangat cepat terjadi akhir-akhir ini. Dan penyakit in tidak bisa disembuhkan dan sering mengalami kambuhan yang bisa menimbulkan komplikasi disaat sedang hamil atau juga sedang persalinan. Bayi bisa saja terinfeksi untuk terserang penyakit herpes simpleks.

Untuk penyakit herpes simpleks tipe 1 biasanya keganasan yang terjadi adalah rendah dan biasanya menyerang bagian mulut. Untuk penyakit herpes simpleks tipe 2 biasanya ganas, dan juga menyerang bagian alat kelamin seseorang. Penularan yang biasanya terjadi memang melalui hubungan seisual. Masa inkubasi yang terjadi adalah sekitar 3-5 hari, dan kemudian pada daerah bagian alat genital biasanya akan muncul segerombolan vesikel dan diatas kulitnya kemerahan dan dirasa nyeri serta jika vesikel ini pecah maka akan meninggalkan bekas. Herpes simpleks  bibir dan mulut tidak berbahaya.Umumnya tidak juga bermasalah. Cuma kelihatannya tidak  enak dopandang saja kendati berpotensi menular juga.

Pada anak bayi juga sering tumbuh cacar herpes disekitar mulut dan hidung. Biasanya sebab tertular orang dewasa  yan menciumnya. Maka hindarkan bayi dari kebiasaan orang dewasa asing yang suka mencium bayi sebab dengan cara ini kemungkinan menularkan herpes bibir kalau bukan pada mulutnya.

Penyakit herpes pada kulit yang menyerang bibir pada orang dewasa dapat tertular melalui cara mencium. Dari bercium juga masih aa jenis virus lain  yang mungkin tularkan antara lain tertular virus cymegallo. Ini salah satu virus yang bisa menimbulkan kecacatan pada bayi yang sedang dikandung bila ibu hamil mengidapnya.

Penyakit Herpes Pada Kulit

Posted in Herpes Kulit | Leave a comment

Penyakit Herpes

Penyakit herpes merupakan salah satu jenis penyakit kulit yang sangat menular. Penyakit herpes juga bisa terjadi  kambuh-kambuhan dan hingga saat ini masih belum diketahui obat apa yang bisa membantu untuk mengatasinya.

Penyakit Herpes

Penyakit Herpes

Penyakit herpes terbagi menjadi dua macam yaitu Herpes zoster dan Herpes simplex virus (HSV) :

Penyakit Herpes zoster

Herpes zoster (shingles) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus varicella zoster yaitu virus penyebab cacar air. Setelah serangan cacar air virus tersebut tetap tinggal di dalam sel saraf.Stres pada tubuh menyebabkan virus menjadi aktif dan menyebabkan serangan herpes. Biasanya berupa ruam yang nyeri atau gatal merupakaan tanda awal adanya  infeksi.Walaupun ruamnya telah hilang rasa sakitnya masih bisa berlanjut selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.

Biasanya orang awam menyebut jenis penyakit herpes zooster ini sebagai penyakit cacar ular atau cacar api. Penyakit ini bisa disebabkan akibat beberapa hal yaitu :

  1. Daya tahan tubuh yang menurun biasanya hal ini menyerang orang tua
  2. Akibat konsumsi obat imunosupresif
  3. Akibat penyakit kanker
  4. Akibat penyakit kanker darah atau leukemia dan M. Hodgkin
  5. Akibat kemoterapi dan radioterapi
  6. Akibat penyakit HIV/AIDS

Untuk penyakit herpes zooster setengah badan biasanya akan menyerang jalan saraf. Dibawah ini beberapa gejala yang muncul dari penyakit herpes zooster adalah :

  1. Sebelu munculnya lesi, biasanya penderita akan mengalami demam, pusing, lemas, serta nyeri pada otot dan juga tulang, terasa gatak, pegal, dan bisa juga terasa nyeri pada pleura dan juga paru-paru.
  2. Kemudian akan muncul benjolan-benjolan yang kecil atau vesikel pada kulit yang warnany merah, hitam, scar, dan bisa berdarah, nyeri, rasa panas seperti terbakar, dan taham. Jika muncul pada kepala biasanya akan sangat sakit sekali. Dan jika terjadi pada punggung, maka akan vesikel akan muncul pada bagian sisi tulang belakang.

Biasanya pada penyakit herpes zooster ini maka akan meninggalkan PHN (post herpetic neuralgia), yakni rasa nyeri yang berkepanjangan yag biasanya dirasakan pada orang yang usianya lebih dari 50 tahun. Hal ini dikarenakan mielin atau selubung saraf yang mengalami kerusakan karena proses peradangan yang lama. Oleh sebab itulah, mulailah mencegahnya. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga sistem imun tubuh untuk mencegah dan menghindari resiko kambuhnya penyakit herpes jenis ini.

Penyakit herpes zoster tidak menular tetapi orang yang belum pernah menderita cacar air sangat rentan tertular cacar air dari pada herpes zoster. Herpes zoster dipastikan dengan tes kulit, yaitu diambil serpihannya untuk menentukan keberadaan vorus atau dengantes darah.

Cacar air biasanya muncul 1-3 minggu setelah pemaparan virus.Masa penularan cacar air itu sendiri adalah sebelum luka cacar muncul dan sampai luka cacar belum mengerak. Herpes zoster yang aktif biasanya tidak lebih lama dari 3-5 minggu.Namun terdapat dua komplikasi yang sering terjadi. Yaitu postherpetic neuralgia (PHN). Rasa  nyeri tetap terjadi dirasakan walaupun ruam telah hilang dan infeksi bakteri pada lepuhan.

Penyakit Herpes simplex virus (HSV).

HSV ada dua macam :

  • HSV-1 yang biasanya menginfeksi bibir dan menyebabkan luka di bibir (cold sore) bisa juga menyebabkan herpes. Kelamin.
  • HSV-2 biasanya adalah penyebab herpes kelamin tetapi bisa menginfeksi bibir.HSV tinggal seumur hidup didalam sel saraf yang terinfeksi dan bisa menimbulkan gejala  herpes kambuhan. HSV ini bersifat sangat menular melalui kontak kulit atau saliva.Periode yang paling menular adalah saat munculnya lepuhan cold sore.

Pengobatan Herpes

Obat dapat mengurangi tingkat keparahan luka herpes dan mencegah ambuh lagi tetapi tidak bisa mengobati penyakitnya.Dosis dari obat yang digunakan berbeda tergantung tipe virus yang menyerang, dan apakah dosis ditunjukan untuk serangan herpes pertama atau kambuhan sebagai pencegahan. Anti virus yang digunakan untuk mengobati herpes adalah asiklovir baik dlaam bentuk tablet, salep maupun tetes mata.

Penderita herpes sebaiknya mengonsumsi obat secepatnya sebagaimana dianjurkan dokter dan tetap dialanjutkan walaupun merasa sudah sembuh. Jika menggunakan obat yang dioles cucilah tangan sebelum dan setelah mengoleskan obat untuk mencegah penularan. Dosis asiklovir dalam sehari cukup sering. Jika satu dosis terlewatkan segera minum saat ingat.Kecuali jika bersamaan dengan dosis selanjutnya, maka dosis yang terlupakan dilewat saja dan lanjutkan jadwal obat selanjutnya. Asiklovir harus diminum dengan segelas penuh air dan setelah makan untuk mengurangi resiko perut nyeri. Memang hingga saat ini memang belum ada obat herpes simpleks genital, penyediaan layanan kesehatan tersedia dan biasanya dokter akan meresepkan obat anti viral untuk membantu menangani gejala dan juga untuk membantu mencegah serta terjadinya outbreaks. Hal ini bisa membantu untuk mengurangi potensi dan resiko dari menularnya penyak herpes pada pasangan seksual Anda.

Penyakit Herpes

Posted in Herpes Kulit | Leave a comment

Herpes Kulit Menular

Herpes merupakan penyakit kulit yang dapat menular apabila bagian kulit itu tersentuh walaupun tanpa disadari, disarankan untuk mengenakan pakaian oleh penderita herpes. Herpes kulit menular dapat menyerang bagian kulit mana saja di mana virus herpes itu tersebar bahkan hingga ke bagian alat kelamin.

Herpes Kulit Menular

Herpes Kulit Menular

Munculnya herpes kulit menular dapat ditandai oleh beberapa gejala atau tanda secara umum, seperti demam, menggigil, tenggorokan terasa kering, sakit tenggorokan, timbulnya bintik-bintik merah yang akhirnya mengandung gelembung yang berisi cairan bakteri dan virus.

Tanda dan gejala yang umum terjadi pada penderita herpes kulit menular adalah badan terasa menggigil, sulit bernapas, terasa nyeri pada bagian persendian, salah satu bagian tubuh terasa pegal. Gejala yang paling umum dan mudah dikenali adalah timbulnya bintik merah pada kulit kemudian setelah beberapa hari berkembang membentuk gelembung yang berisi cairan bakteri dan virus bila pecah.

Cairan bakteri tersebutlah yang dapat menularkan penyakit herpes kulit. Gejala herpes kulit menular umumnya terjadi selama kurang lebih 8 hari atau 1 minggu lebih.

Herpes kulit dapat menular melalui berbagai cara yakni berciuman, bersentuhan langsung dengan penderita melalui keringat, berhubungan seksual, penggunaan benda atau alat secara bersama.

Ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk menghindari atau meminimalisir penularan herpes kulit yang menular, yakni :

  1. Senantiasa menjaga kebersihan organ intim baik organ kewanitaan ataupun organ vital pria.
  2. Hindari hubungan seksual yang tidak wajar
  3. Hindari hubungan seks bebas
  4. Melakukan vaksinasi/imunisasi. Pada anak sehat usia 1 – 12 tahun diberikan satu kali. Imunisasi dapat diberikan satu kali lagi pada masa pubertas untuk memantapkan kekebalan menjadi 60 persen – 80 persen. Setelah itu, untuk menyempurnakannya, berikan imunisasi sekali lagi saat dewasa. Kekebalan yang didapat ini bisa bertahan sampai 10 tahun.
  5. Jangan menggunakan barang/benda secara bersama-sama, seperti handuk, pakaian, sabun, sikat gigi dll.

Cara penularan dari penyakit herpes menular adalah transmisi HSV yang terjadi pada mereka yang belum pernah mengalami serangan herpes biasanya akan terjadi disaat virus sedang mengalami multiplikasi di dalam tubuh. Pasti Anda mempertanyakan kapan tanda serta gejala dari penyakit herpes menular ini akan terlihat?

  1. Biasanya seseorang bisa memperlihatkan gejala dalam waktu beberapa hari setelah mereka terinfeksi oleh penyakit herpes kelamin, atau bahkan juga membutuhkan waktu beberapa minggu, beberapa bulan, bahkan juga membutuhkan beberapa tahun.
  2. Beberapa orang yang mengalami jangkitan dan mengalami serangan yang berat dalam jangka waktu beberapa hari biasanya sudah mengalami infeksi dengan virus herpes.
  3. Pada beberapa orang, biasanya serangan yang pertama bisa sangat ringan gejalanya sehingga tidak terlalu diperhatikan.
  4. Oleh karena perbedaan inilah, kita mungkin akan mengalami suatu kesulitan yang bisa mengetahui kapan dan juga dari siapa mereka bisa tertular penyakit herpes ini.

Pada setiap orang, biasanya mereka yang terjangkit penyakit herpes menular akan mengalami gejala yang sangat mengganggu dan sangat membuat tidak nyaman. Namun, pada setiap orang berbeda-beda mengalami serangan. Peristiwa yang terjadi pertama kali biasanya dalam waktu dua minggu yang pertama setelah kita mengalami infeksi. Disaat kita pertama kali terserang virus herpes kelamin atau juga herpes oral, maka tanggapan dari kekebalan yang terjadi tidak berkembang dengan baik dan virus ini bisa menggandakan diri dengan cepat dan lebih banyak dibandingkan pada gejala yang selanjutnya. Oleh karena itulah, tanda serta gejala bisa sangat jelas. Dan dari segi lainnya, banyak orang yang mengalami peristiwa yang pertama yang sangat ringan sehingga tidak mendapatkan perhatian khusus. Sebaliknya adalah peristiwa kemudian atau juga peristiwa reaktivitas yang pertama yang di perhatikan, mungkin terjadi beberapa bulan, bahkan juga bisa terjadi dalam beberapa tahun.

Dan yang menjadi pemicu atau penyebab dari penyakit herpes menular pada setiap orang berbeda-beda dan semua itu juga tergantung dari individunya, namun lambat laun biasanya kita akan mudah mengenalinya, dan kadang bisa menghindarinya. Faktor yang terlihat bisa memicu terjadinya reaktivitas dari HSV pada tubuh kita adalah penyakit, kurang gizi dan sistem imun menurun, stres, emosi atau juga fisik, dan gesekan yang terjadi pada daerah kelamin, pajanan yang terjadi dengan berlebihan pada cahaya ultravioet yang biasanya terjadi umum pada herpes mulut, dan mungkin juga dialami setelah kunjungan ke pantai atau juga daerah pegunungan, trauma beda, dan akibat konsumsi obat steroid misalnya adalah obat untuk membantu  meredakan asma yang menimbulkan penyakit herpes.

Frekuensi dari serangan biasanya bisa ditangani melalui suatu penatalaksanaan stres dengan efektif, dan bisa mendapatkan istirahat, gizi, serta olahraga yang dilakukan dengan teratur. Jika kita masih sering mengalami serangan, maka kita bisa melakukan terapi rumatan atau terapi harian dengan menggunakan salah satu jenis obat antiviral yang bisa membantu untuk mengurangi terjadinya jangkitan dengan peluang sekitar 80%.

 Herpes Kulit Menular

Posted in Herpes Kulit | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Herpes Kulit Pada Bayi

Herpes Kulit Pada Bayi- Pada anak dan bayi juga sering tumbuh cacar herpes di sekitar mulut dan hidung. Biasanya sebab tertular oleh orang dewasa yang menciumnya. Maka, hindarkan kebiasaan orang dewasa (asing) yang suka mencium bayi, sebab dengan cara begitu kemungkinan menularkan herpes bibir kalu bukan pada mulutnya.

Herpes Kulit Pada Bayi

Herpes Kulit Pada Bayi

Herpes kulit merupakan suatu penyakit kulit yang ditandai dengan gejala akibat serangan dan infeksi dari virus herpes simpleks. Gejalanya yang muncul pada umumnya adalah berupa lepujan atau vesikel yang terjadi pada daerah sekitar mulut dan hal ini biasanya sering menyerang anak-anak melalui jalan penularan seperti kontak langsung atau juga bisa melalui infeksi dari calon ibu ke bayi disaat sedang terjadi proses persalinan. Penyakit herpes kulit memang sampai saat inibelum diketahui obat apa yang pasti bisa menyembuhkannya sampai tuntas hal ini disebabkan kakrena virus yang ada di dalam saraf dan kemudian akan mengalami kambuhan jika daya tahan tubuh anak kita mengalami penurunan. Namun, hal yang harus diketahui adalah herpes kulit jarang menyebabkan kematian, kecuali untuk anak yang biasanya mengalami penurunan berat badan menurun drastis dan juga penderita HIV AIDS.

Itulah seputar penyakit herpes kuit simpleks. Sedangkan jenis herpes kulit lainnya yang sering menyerang bayi adalah penyakit herpes varicella zooster. Penyakit ini biasa kita sebut dengan sebutan cacar air. Cacar air merupakan suatu penyakit yang disebabkan karena adanya serangan virus varicella, dan gejala yang khas dari penyakit ini adalah lepuhan yang muncul biasanya setelah gejala atau ciri-ciri dari prodomal terlebih dahulu. Dan sekali anak atau bayi terkena cacar air maka ia akan kebal untuk seumur hidupnya jadi serangan penyakit cacar air ini hanya akan menyerang anak sekali seumur hidupnya. Dan jika daya tahan tubuh anak menurun akibat serangan atau infeksi virus maka bisa bertahan d alam tubuh dan juga akan muncul kembali sebagai penyakit herpes zooster atau yang biasa dikenal dengan sebutan cacar air atau cacar ular yang biasanya akan muncul dengan gejala seperyi lepuhan serta nyeri pada sekitar saraf yang mengalami infeksi.

Gambar : Salah satu jenis herpes kongenital yang merupakan herpes kulit yang dapat ditularkan pada bayi yang berasal dari ibu penderita herpes tersebut.

Jumlah bayi yang benar-benar terinfeksi herpes setelah lahir sangat kecil, 1 dalam 4000 sampai 5000. Namun, bayi-bayi yang menderita herpes mempunyai angka kematian 40%. 2/3 dari yang selamat mempunyai masalah saraf yang serius atau kerusakan mata.

Bayi dapat terinfeksi herpes kulit pada bayi selama kelahiran karena herpes ditularkan melalui jalan lahir. Hal ini dapat menyebabkan infeksi herpes kulit pada bayi yang parah pada bayi. Jika anda pernah terkena  herpes genital, beri tahu dokter. Mungkin perlu dilakukan pemeriksaan secara berkala selama kehamilan, untuk melihat apakah anda terkena penyakit ini.

Gejala herpes kulit pada bayi atau anak sama hal yang terjadi pada orang dewasa, yakni :

  1. Suhu tubuh bayi/anak menjadi tinggi (demam)
  2. Rasa sakit pada tenggorokan, sehingga membuat anak menangis terus-menerus
  3. Terdapat bintik merah pada kulit yang akhirnya akan membentuk gelembung cair yang disertai dengan sakit perut.

Untuk pengobatan penyakit herpes maka hal yang bisa dilakukan adalah pemeriksaan ke dokter, dan biasanya dokter akan memberikan obat untuk membantu meredakan rasa nyeri dan juga demam. Pemberian obat paracetamol. Dan pada umumnya biasanya dokter akan memberikan obat asiklovir tablet sebagai salah satu obat antiviral yang bertujuan untuk membantu mengurangi dan meredakan rasa demam dan juga nyeri. Dan untuk kasus yang lebih serius lagi, maka obat lainnya yang diberikan adalah dengan melalui pengobatan terapi infus asiklovir, dan harus dibawah anjuran serta pengawasan dokter.

Cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit herpes adalah dengan menjaga kesehatan dan kebersihan pada daerah yang mengalami infeksi dengan cara membersihkannya menggunakan sabun dan juga air. Kemudian pada daerah ini dikeringkah. Jika dibiarkan lembab maka akan menyebabkan peradangan menjadi semakin parah, dan malah bisa memperlambat proses penyembuhan dan malah memudahkan infeksi bakteri lebih banyak tumbuh.

Pemberian antibiotik jenis Neosimin-Basitrasin untuk membantu mengobati infeksi dari bakteri. Dan jika infeksi dari bakteri terjadi semakin hebat dan kuat maka akan menyebabkan suatu gejala tambahan, dan bisa diberikan obat antibiotik per-oral atau juga melalui suntikan. Krim anti virus juga bisa diberikan untuk membantu mengobati infeksi bakteri yang terjadi. Krim antivirus yang bisa diberikan misalnya adalah Idoksuridin, Trifluridin dan Asiklovir yang cara pakainya adalah dengan dioleskan pada bagian lepuhan dengan langsung. Asiklovir atau yang biasa disebut juga engan vidarabin per oral bisa digunakan untuk jenis infeksi virus herpes yang kasusnya berat dan meluas.

Herpes Kulit Pada Bayi

 

Posted in Herpes Kulit | Tagged , , , , , , | Leave a comment